Banjarmasin ( Berita ) : Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie berharap Golkar meraih 30 prsen suara pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Seluruh fungsionaris dan kader Golkar sejak dini harus bekerja keras untuk meraih target tersebut, katanya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VIII Partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel), di Banjarmasin, Jumat [20/11] malam. Dalam pembukaan musda itu Aburizal menjelaskan strategi pemenangan Pemilu 2014 untuk memperoleh suara 30 persen. Golkar harus mencetak kader sebanyak 125 orang di setiap desa dan setiap kader tersebut harus menjaring minimal tiga orang untuk menjadi kader militan, katanya. Ia mengatakan berdasarkan perkalian jumlah desa se-Indonesia dan kader, maka pada Pemilu 2014 Golkar bisa memperoleh suara pemilih minimal 40 juta atau sekitar 30 peresen. Dalam merekrut kader, kata Aburizal, fungsionaris partai harus memusatkan perhatian kepada generasi muda yang bakal menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2014. Pengetahuan dapat memberikan keuntungan yang nyata. Untuk memastikan bahwa Anda sepenuhnya informasi tentang berita, terus membaca.
Mereka yang bakal menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2014 adalah anak-anak didik yang duduk di Kelas 2 SMP dan sederajat karena saat pemilu mereka berusia 18 tahun dan sah sebagai pemilih, katanya. Ia mengatakan pengurus Golkar dari semua tingkatan juga harus solid serta lebih memberdayakan potensi sumber daya organisasi seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Keluarga Perempuan Partai Golkar (KPPG). Jangan sampai AMPG dan KPPG mati suri seperti yang terjadi pada salah satu provinsi. Sungguh memprihatinkan kalau sampai AMPG dan KPPG mati suri, kata Aburizal. Ketua DPD Partai Golkar Kalsel H. Abdussamad Sulaiman Haji Basirun meminta seluruh keluarga besar Golkar merapatkan barisan untuk menghadapi Pemilu 2014 serta pemilihan kepala daerah. Selain itu, pengurus Golkar ke depan harus rela berkorban, baik waktu maupun pemikiran, bahkan kalau perlu berkorban materi demi kelangsungan dan kebesaran partai, katanya. Musda VIII Golkar Kalsel yang bertema sukses konsolidasi, sukses kaderisasi, sukses pembangunan nasional dan sukses pemilu itu berlangsung 20 -22 November 2009. ( ant )
Mereka yang bakal menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2014 adalah anak-anak didik yang duduk di Kelas 2 SMP dan sederajat karena saat pemilu mereka berusia 18 tahun dan sah sebagai pemilih, katanya. Ia mengatakan pengurus Golkar dari semua tingkatan juga harus solid serta lebih memberdayakan potensi sumber daya organisasi seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Keluarga Perempuan Partai Golkar (KPPG). Jangan sampai AMPG dan KPPG mati suri seperti yang terjadi pada salah satu provinsi. Sungguh memprihatinkan kalau sampai AMPG dan KPPG mati suri, kata Aburizal. Ketua DPD Partai Golkar Kalsel H. Abdussamad Sulaiman Haji Basirun meminta seluruh keluarga besar Golkar merapatkan barisan untuk menghadapi Pemilu 2014 serta pemilihan kepala daerah. Selain itu, pengurus Golkar ke depan harus rela berkorban, baik waktu maupun pemikiran, bahkan kalau perlu berkorban materi demi kelangsungan dan kebesaran partai, katanya. Musda VIII Golkar Kalsel yang bertema sukses konsolidasi, sukses kaderisasi, sukses pembangunan nasional dan sukses pemilu itu berlangsung 20 -22 November 2009. ( ant )
No comments:
Post a Comment