Thursday, November 19, 2009

Indonesia Hanya Menyisakan Sony & Simon

Paragraf berikut meringkas pekerjaan dari sport ahli yang benar-benar akrab dengan semua aspek dari sport. Memperhatikan saran mereka untuk menghindari segala sport kejutan.
VIVAnews - Perjuangan tim bulutangkis Indonesia di China Super Series kembali menghadapi jalan terjal. Merah Putih hanya menyisakan tunggal putra di babak perempatfinal.

Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso akan menjadi tumpuan untuk menyelamatkan muka Indonesia di negeri Tirai Bambu itu setelah semua wakil Indonesia bertumbangan.

Kadang-kadang aspek yang paling penting dari suatu subjek tidak segera jelas. Jauhkan membaca untuk mendapatkan gambaran yang lengkap.

Simon Santoso berhasil menyusul Sony setelah berhasil menaklukkan pebulutangkis Inggris Baxter Carl, 14-21 21-12 21-18. Lawan berat sudah menunggu Simon di babak perempatfinal. Simon harus berhadapan dengan unggulan kedua Lin Dan.

Sedangkan Sony yang lebih dulu memastikan kemenangan usai menaklukkan pebulutangkis India Arvind Shat 21-18 21-16, juga akan menghadapi pebulutangkis tuan rumah Chen Jin.

Di atas kertas dua tunggal putra Indonesia ini memang masih di bawah duo China ini. Namun demi menyelamatkan muka Indonesia, Sony dan Simon harus mampu membuat keajaibaa, Jumat 20 November 2009 nanti.

¢ VIVAnews
Kadang-kadang sulit untuk memilah-milah semua detail yang berkaitan dengan subjek ini, tapi aku positif Anda tidak akan kesulitan untuk memahami informasi yang disajikan di atas.

No comments:

Post a Comment