VIVAnews - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengakhiri lawatannya di Korea Selatan (Korsel) dengan mengunjungi pangkalan udara AS di Osan, Seoul. Sebanyak 1.500 pasukan AS menyambut kedatangan presiden ke-44 AS itu. "Saya tidak bisa datang ke Republik Korea tanpa bertemu kalian. Saya ingin menyampaikan sebuah pesan sederhana, terima kasih bagi kalian dan keluarga kalian," kata Obama Seperti dikutip dari stasiun televisi ABC News, Kamis, 19 November 2009. "Sebagai seorang presiden dengan semua hak istimewa, bagi saya adalah sebuah kehormatan menjadi seorang pemimpin sebuah militer terbaik di dunia," katanya yang ditimpali riuh rendah para tentara AS. Pikirkan tentang apa yang telah Anda baca sejauh ini. Apakah itu memperkuat apa yang telah Anda ketahui tentang world? Atau ada sesuatu yang sama sekali baru? Bagaimana dengan sisa paragraf?
Obama menyatakan pemerintah AS berkewajiban menjamin para tentara agar dapat kembali dengan selamat setelah perang. Saat berjanji menaikkan gaji militernya, ribuan tentara menyambut gembira dengan tepuk tangan. Kunjungan ke Pangkalan Udara, AS di Korsel mengakhiri perjalanan Obama selama seminggu di empat negara Asia. Dalam kunjungannya, Obama berkali-kali menyampaikan akan membangun upaya bersama untuk memperkuat ekonomi global dan meningkatkan keamanan di AS dan semua mitra kerjasamanya. Dia menyatakan penghargaannya terhadap semua orang yang berjasa terhadap upaya menciptakan keamanan. "Di setiap perhentian dalam perjalanan saya, satu hal yang pasti bahwa keamanan membuat banyak keluarga di Asia dan Amerika hidup damai, memberi kesejahteraan yang menjadikan orang mampu meraih mimpi-mimpi. Kebebasan yang kita hargai bukan sebuah kebetulan dalam sejarah. Semua itu adalah hasil kerja semua orang, dari kerjasama erat yang kita miliki," katanya. Obama juga menyatakan terima kasihnya kepada pemerintah Korsel kepada militer AS di sana. Obama akan bertolak ke AS pada Kamis malam. ¢ VIVAnews
Obama menyatakan pemerintah AS berkewajiban menjamin para tentara agar dapat kembali dengan selamat setelah perang. Saat berjanji menaikkan gaji militernya, ribuan tentara menyambut gembira dengan tepuk tangan. Kunjungan ke Pangkalan Udara, AS di Korsel mengakhiri perjalanan Obama selama seminggu di empat negara Asia. Dalam kunjungannya, Obama berkali-kali menyampaikan akan membangun upaya bersama untuk memperkuat ekonomi global dan meningkatkan keamanan di AS dan semua mitra kerjasamanya. Dia menyatakan penghargaannya terhadap semua orang yang berjasa terhadap upaya menciptakan keamanan. "Di setiap perhentian dalam perjalanan saya, satu hal yang pasti bahwa keamanan membuat banyak keluarga di Asia dan Amerika hidup damai, memberi kesejahteraan yang menjadikan orang mampu meraih mimpi-mimpi. Kebebasan yang kita hargai bukan sebuah kebetulan dalam sejarah. Semua itu adalah hasil kerja semua orang, dari kerjasama erat yang kita miliki," katanya. Obama juga menyatakan terima kasihnya kepada pemerintah Korsel kepada militer AS di sana. Obama akan bertolak ke AS pada Kamis malam. ¢ VIVAnews
No comments:
Post a Comment