Lombok Barat, NTB ( Berita ) : Delegasi pertemuan konsultasi bilateral antara Pemerintah Indonesia (RI) dan Bulgaria menyepakati pembebasan visa bagi pemegang paspor dinas dan diplomatik. Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan konsultasi bilateral RI-Bulgaria yang berlangsung di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis [19/11]. Pertemuan internasional itu diselenggarakan Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Departemen Luar Negeri yang dipadukan dengan kegiatan Optimalisasi Promosi Ekspor Indonesia yang dikemas dalam bentuk Forum Konsultasi Bilateral ke-3. Delegasi RI dipimpin oleh Dirjen Amerika dan Eropa Departemen Luar Negeri (Deplu) RI Retno L.P. Marsudi didampingi sejumlah pejabat lainnya, sedangkan delegasi Bulgaria dipimpin Deputi Senior Menteri Luar Negeri Marin Raykov didampingi Deputi Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ekonomi, Energi dan Pariwisata Bulgaria, Evgeni Angelo. Dalam pertemuan konsultasi bilateral RI-Bulgaria itu, kedua belah pihak membahas berbagai perkembangan kerja sama bilateral yang sudah terjalin selama ini baik di bidang ekonomi, perdagangan, investasi maupun pariwisata. Usai pertemuan Dirjen Amerika dan Eropa Deplu RI Retno L.P. Marsudi mengatakan, pembebasan visa bagi pemegang papsor diplomatik dan dinas itu merupakan satu dari empat butir kesepakatan yang ditandatangani kedua delegasi setelah rapat konsultasi sekitar empat jam. Bagaimana Anda bisa meletakkan batas belajar lebih banyak? Bagian berikutnya mungkin berisi bahwa salah satu sedikit hikmat yang mengubah segalanya.
Mulai hari ini pemegang paspor diplomatik dan dinas dari Bulgaria dibebaskan dari visa jika datang ke Indonesia, atau sebaliknya pemegang paspor diplomatik dan dinas Indonesia bebas visa jika ke Bulgaria, ujarnya. Retno mengakui Bulgaria merupakan negara kelima yang bersepakat dengan Indonesia untuk membebaskan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, setelah Belanda, Belgia, Austria, Luxemburg. Pemerintah RI tengah berkoordinasi dengan Italia dan sejumlah negara Eropa lainnya untuk menerapkan pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas. Retno mengatakan kesepakatan lainnya yang ditandatangani delegasi RI-Bulgaria adalah kerja sama ekonomi. Pengusaha Bulgaria akan menginvestasikan modalnya dalam proyek distribusi pupuk di Kalimantan Timur. Perusahaan pemasok batu bara terbesar di Bulgaria, yakni Xinagon berminat membeli batu bara dari perusahaan batu bara Indonesia di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Pihak Bulgaria menilai batu bara Indonesia memiliki mutu yang bagus dan harga yang kompetetif, katanya. Pengusaha Bulgaria saat ini tengah menjajaki peluang investasi di bidang perkebunan kopi di Pulau Sumbawa, NTB. Dua butir kesepakatan lainnya adalah dua agreement di bidang ekonomi dan investasi, yang sudah kami bahas dan tandatangani kesepakatannya, katanya. ( ant )
Mulai hari ini pemegang paspor diplomatik dan dinas dari Bulgaria dibebaskan dari visa jika datang ke Indonesia, atau sebaliknya pemegang paspor diplomatik dan dinas Indonesia bebas visa jika ke Bulgaria, ujarnya. Retno mengakui Bulgaria merupakan negara kelima yang bersepakat dengan Indonesia untuk membebaskan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, setelah Belanda, Belgia, Austria, Luxemburg. Pemerintah RI tengah berkoordinasi dengan Italia dan sejumlah negara Eropa lainnya untuk menerapkan pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas. Retno mengatakan kesepakatan lainnya yang ditandatangani delegasi RI-Bulgaria adalah kerja sama ekonomi. Pengusaha Bulgaria akan menginvestasikan modalnya dalam proyek distribusi pupuk di Kalimantan Timur. Perusahaan pemasok batu bara terbesar di Bulgaria, yakni Xinagon berminat membeli batu bara dari perusahaan batu bara Indonesia di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Pihak Bulgaria menilai batu bara Indonesia memiliki mutu yang bagus dan harga yang kompetetif, katanya. Pengusaha Bulgaria saat ini tengah menjajaki peluang investasi di bidang perkebunan kopi di Pulau Sumbawa, NTB. Dua butir kesepakatan lainnya adalah dua agreement di bidang ekonomi dan investasi, yang sudah kami bahas dan tandatangani kesepakatannya, katanya. ( ant )
No comments:
Post a Comment