Sunday, December 6, 2009

Huawei Sambungkan Mataram-Kupang Lewat Laut

Anda harus dapat menemukan beberapa fakta yang sangat diperlukan sekitar technology dalam paragraf berikut. Jika ada sedikitnya satu fakta yang tidak Anda ketahui sebelumnya, bayangkan perbedaan itu bisa membuat.
VIVAnews - Huawei Marine Network Co., Ltd (Huawei Marine) mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (PT Telkom). Kedua perusahaan bekerjasama untuk membangun sistem kabel bawah laut Mataram-Kupang (Mataram-Kupang Submarine Cable System, MKCS).

Proyek yang dijadwalkan akan rampung pada akhir tahun 2010, akan menghubungkan lima pulau di bagian timur Indonesia dengan kabel sepanjang 1.200KM. Sambungan tersebut memiliki kapasitas awal sebesar 4 x 10Gb/s.

œDengan teknologi yang canggih dan solusi kapasitas besar, Huawei Marine dapat menekan biaya per bit dari sistem tersebut secara signifikan, kata Ermady Dahlan, CTO, PT Telkom, pada keterangannya, 7 Desember 2009.  œInilah yang menjadi alasan utama kami memilih Huawei untuk proyek ini, ucapnya.

Sebagian besar informasi ini datang langsung dari kata kunci%% pro. Hati-hati membaca sampai akhir benar-benar menjamin bahwa Anda akan tahu apa yang mereka ketahui.

Sebagai bagian dari program Palapa Ring yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia, proyek MKCS akan menghubungkan jaringan kabel backbone di Indonesia bagian tengah dan barat. Dengan demikian, masyarakat di pulau-pulau besar dapat mengakses jalur utama informasi.

œSebagai salah satu negara yang berkembang paling pesat dalam hal kebutuhan komunikasi, kami bangga dapat mengambil bagian dalam proyek nasional kabel bawah laut di Indonesia, kata Nigel Bayliff, CEO, Huawei Marine. œPemilihan Huawei untuk proyek ini menegaskan pengakuan PT Telkom terhadap teknologi dan pengalaman kami miliki, serta komitmen jangka panjang kami terhadap pasar Indonesia, ucapnya.

Dengan kombinasi teknologi Remote Optical Pump Amplifier dan multi-order Raman Amplifier, solusi yang diimplementasikan dapat memperluas jarak dan meningkatkan kapasitas transmisi sistem bawah laut.

œSolusi kami cocok bagi negara yang terdiri dari banyak pulau, seperti Indonesia dan kami yakin dapat menyediakan suatu sistem yang lebih baik untuk memaksimalkan nilai bagi para pelanggan kami, ucap Bayliff.

Selain layanan komunikasi konvensional, sambungan bawah laut tersebut juga akan mendukung sejumlah besar aplikasi broadband, seperti video berkecepatan tinggi dan layanan 3G.

¢ VIVAnews
Tentu saja, tidak mungkin untuk meletakkan segala sesuatu tentang technology menjadi hanya satu artikel. Tetapi Anda tidak dapat menyangkal bahwa Anda baru saja menambahkan pemahaman Anda tentang technology, dan itu menghabiskan waktu dengan baik.

No comments:

Post a Comment