Sunday, December 6, 2009

Tim F1 Renault Akan Berpindah Tangan

Satu-satunya cara untuk mengikuti berita terakhir mengenai sport adalah untuk terus-menerus tinggal di mencari informasi baru. Jika Anda membaca segala sesuatu yang Anda temukan tentang sport, maka tidak butuh waktu lama bagi Anda untuk menjadi otoritas yang berpengaruh.
VIVAnews - Produsen otomotif Prancis, Renault dikabarkan akan menjual tim Formula One (F1) mereka kepada Prodrive. Juru bicara Prodrive menolak mengonfirmasi kabar ini.

"Kami tidak dapat mengomentari berita tentang Renault, namun kami memang sedang berusaha memasuki arena F1," kata dia seperti dikutip laman harian New York Times.

Harian Prancis L'Equipe melaporkan Renault sedang mempertimbangkan menjual saham utama di Renault F1 kepada Prodrive, namun Renault akan tetap menyuplai mesin bagi tim Renault dan Red Bull.

Laman autosport.com memberitakan bahwa komisi eksekutif Renault telah menggelar pertemuan pada Kamis kemarin menjelang rapat dengan dewan direktur pekan depan.

Waktu terbaik untuk belajar tentang sport adalah sebelum Anda berada di tengah-tengah hal. Bijaksana pembaca akan terus membaca untuk mendapatkan yang berharga sport pengalaman selagi masih gratis.

Prodrive dikelola David Richards, mantan kepala tim Benetton dan BAR. Richards juga merupakan direktur pembuat mobil sport Kuwait, Aston Martin.

Perusahaan ini sebenarnya dapat terjun ke balapan F1 pada 2008 namun mengundurkan diri karena ketidakjelasan aturan dalam cabang balapan ini. Mereka melamar kembali untuk mengikuti F1 tahun ini.

Sementara Renault mengatakan akan mengumumkan arah mereka dalam ajang F1 pada akhir tahun ini. Renault mengaku ingin tetap berada dalam balap F1 namun tingginya biaya dan sejumlah kontroversi diperkirakan akan mengubah keinginan tersebut. Tim ini dilarang bertanding sejak September lalu karena skandal pengaturan hasil balapan antar-pengemudi mereka.

Mantan team principal Renault, Flavio Briatore dilarang mengikuti ajang di bawah Federasi Otomobil Internasional (FIA). Briatore telah mengajukan banding ke Tribunal de Grande Instance (Pengadilan Tingkat Pertama) di Paris.

Tak hanya itu, Briatore juga meminta ganti rugi sebesar 1 juta Euro karena merasa nama baiknya dicemarkan. Pengadilan memperkirakan putusan banding akan dapat diumumkan pada 5 Januari 2010.

¢ VIVAnews
Mudah-mudahan bagian di atas telah memberikan sumbangan pada pemahaman Anda tentang sport. Berbagi pemahaman baru tentang sport dengan orang lain. Mereka akan terima kasih untuk itu.

No comments:

Post a Comment