Tuesday, December 8, 2009

Band Garage Rock Lahirkan Musisi Andal

Jadi apa yang news benar-benar semua tentang? Laporan berikut termasuk beberapa informasi menarik tentang news - info bisa anda gunakan, bukan hanya barang lama yang mereka gunakan untuk memberi tahu Anda.
INILAH.COM, Jakarta - Band garage rock banyak melahirkan musisi handal. Dengan penampilan minimalis dan genre beragam, kelompok band ini ikut mewarnai musik dunia. Bagaimana dengan Indonesia?

Istilah garage rock berasal dari sebuah persepsi yang mengatakan bahwa banyak musisi muda dan amatir yang sering berlatih di dalam garasi rumah. Beberapa band terdiri dari kalangan kelas menengah remaja dari pinggiran kota, tetapi ada juga yang berasal dari kota kecil atau daerah perkotaan metropolitan yang modern.

Sementara yang lainnya terdiri dari sekelompok musisi profesional di usia dua puluhan. Penampilan mereka sering terkesan amatir atau naif dengan membawakan lagu-lagu bertema khas seputar permasalahan sekolah, kampus, kehidupan dan lagu-lagu yang bercerita tentang "kebohongan percintaan".

Lirik-lirik yang digunakan, rata-rata mengutamakan nuansa agresif. Instrumentasi musik golongan ini sering dikarakterisasikan dengan menggunakan gitar berdistorsi melalui Fuzzbox.

Meskipun demikian, genre garage rock sangat beragam baik dalam kemampuan musik maupun gaya. Mulai dari permainan musik satu-chord (seperti nomor-nomor milik band The Seeds dan The Keggs), hingga kualitas musik studio seperti yang dapat didengarkan dalam nomor-nomor milik The Knickerbockers, The Remains dan The Fifth Estate.

Era British Invasion pada 1964-1966 di Amerika sangat dipengaruhi band-band garage rock mengadopsi irama blues yang mentah dan kasar ala band Inggris pada waktu itu, seperti The Kinks, The Who, The Animals, The Yardbirds, The Small Faces, The Pretty Things, Them, dan The Rolling Stones. Pengaruh lainnya adalah campuran genre Folk-rock dari The Byrds dan Bob Dylan.

Band-band garage rock yang mempengaruhi dunia dan lahir di era 1967 hingga 1979 antara lain Johnny and the moondogs, Amboy Dukes, The Balloon Farm, BluesProject, Bubble Puppy, Captain Beefheart, The Lollipop Shoppe, Love, Lyme and Cybelle, Max Frost and the Troopers, MC5, Mind Garage, The Nazz, New York Dolls, The People, Sagitarius, The Stooges, Thor's Hammer, The Uniques, The Velvet Underground, dan The Post Raisin Band.

Pikirkan tentang apa yang telah Anda baca sejauh ini. Apakah itu memperkuat apa yang telah Anda ketahui tentang news? Atau ada sesuatu yang sama sekali baru? Bagaimana dengan sisa paragraf?

Salah satu warisan kejayaaan garage rock di era 60-an di antaranya The Stooges atau lebih dikenal sebagai Iggy & The Stooges. The Stooges adalah band garage rock yang aktif di 1967 hingga 1974, kemudian bereformasi pada 2003. Musik The Stooges dianggap mempengaruhi kebangkitan musik punk rock dan juga berpengaruh ke genre rock alternatif hingga heavy metal.

Sang frontman, Iggy Pop sering dianggap keterlaluan ketika berada di atas panggung dan seringkali mendapat perhatian publik. Mereka reuni pada 2003, bersama bassist Mike Watt menggantikan almarhum Dave Alexander. Mereka menggelar tur secara ekstensif dan merilis album baru.

Pada 6 Januari 2009, gitaris Ron Asheton ditemukan tewas karena serangan jantung di rumahnya di kawasan Ann Arbor. Beberapa bulan kemudian, band ini mengumumkan rencana untuk terus tampil bersama, kemudian sang gitaris, James Williamson, hadir menggantikan Asheton.

The Stooges telah dinominasikan masuk dalam "Rock and Roll Hall of Fame" 2009 sebanyak delapan kali. Pada awal 2000-an, kebangkitan garage rock terdengar kembali dipicu band-band seperti The Hives (Swedia), The Vines (Australia), The Strokes (New York), dan The White Stripes (Detroit) yang dijuluki beberapa media sebagai penyelamat rock 'n' roll.

Band garage rock lainnya datang dari Detroit seperti The Von Bondies, Electric 6, The Dirtbombs, dan The Detroit Cobra. Hingga detik ini band-band berspirit garage rock seperti Billy Childish and The Buff Medways (Inggris), The (International) Noise Conspiracy (Swedia), The 5.6.7.8's (Jepang), The Oblivians (Memphis), The Libertines, Black Rebel Motorcycle Club, The Datsuns (New Zealand), The Black Keys dan The Kings of Leon, masih mendominasi urutan tangga lagu dunia.

Bagaimana dengan iklim scene garage rock di Indonesia? Perkembangan garage rock di Indonesia berkembang pesat. Setiap bulannya lahir band-band berspirit garage rock di setiap kota di Indonesia.

Mereka mengutamakan keminimalisan sound dan sistem produksi. Tapi sayangnya, band-band garage rock lokal hanya mampu menembus industri musik indie saja, tidak bisa menembus major label.

Mungkin karena pihak major label belum percaya dengan kemajemukan genre dan sangat mengutamakan profit daripada membangun sebuah scene musik yang unik dan berbeda.

Band-band garage rock Tanah Air yang sangat digandrungi anak muda saat ini di antaranya The Brandals, The SIGIT, Teenage Death Star, Speaker First, Southern Beach Terror, Karon N Roll, Thats Rockfellar, dan masih banyak lagi. [mor]

Itulah keadaan berdiri sekarang. Perlu diketahui bahwa setiap subjek dapat berubah sepanjang waktu, jadi pastikan Anda mengikuti berita terbaru.

No comments:

Post a Comment