VIVAnews - Dalam satu hari, pabrik divisi audio video (A/V) LG bisa memproduksi hingga 35-40 ribu unit perangkat. Dalam sebulan, kapasitas produksi bisa mencapai 1,1 juta unit, atau sekitar 9-10 juta unit per tahun. Di Cikarang, pabrik A/V LG menghasilkan produk-produk seperti DVD player, home theater systems, alat perekam, Blu-ray player, dan audio systems. Setelah Anda mulai bergerak di luar dasar informasi latar belakang, Anda mulai menyadari bahwa ada lebih ke technology daripada yang mungkin Anda pikiran pertama.
Untuk pabrik audio video, Indonesia merupakan penghasil perangkat paling besar, lebih produktif dibandingkan satu pabrik di Korea dan dua pabrik di China, kata Dicky Gobel, Group Head PPIC dan Ekspor Divisi AV LG Electronic Indonesia (LGEIN), 8 Desember 2009. Secara proporsi, Blu-ray, meliputi Blu-ray player dan Blue-ray home theater systems, memiliki kue terbesar dengan 35-40 persen. Sementara DVD player mempunyai 30 persen dan sistem home theater 30 persen. Namun, secara kuantitas, jumlah DVD masih yang terbanyak. Sekitar 95 persen dari perangkat A/V yang diproduksi LG di Cikarang diekspor ke luar negeri, sisanya untuk pasar domestik, kata Dicky. Eropa merupakan benua dengan daya serap terbesar, sekitar 50 persen. Disusul Amerika Serikat 20 persen, Asia 15-20 persen, dan sisanya untuk Timur Tengah dan Afrika, ucapnya. Untuk total produksi, Dicky menyebutkan, pihaknya berharap akan ada peningkatan hingga 40 persen di tahun 2010 mendatang. ¢ VIVAnews
Untuk pabrik audio video, Indonesia merupakan penghasil perangkat paling besar, lebih produktif dibandingkan satu pabrik di Korea dan dua pabrik di China, kata Dicky Gobel, Group Head PPIC dan Ekspor Divisi AV LG Electronic Indonesia (LGEIN), 8 Desember 2009. Secara proporsi, Blu-ray, meliputi Blu-ray player dan Blue-ray home theater systems, memiliki kue terbesar dengan 35-40 persen. Sementara DVD player mempunyai 30 persen dan sistem home theater 30 persen. Namun, secara kuantitas, jumlah DVD masih yang terbanyak. Sekitar 95 persen dari perangkat A/V yang diproduksi LG di Cikarang diekspor ke luar negeri, sisanya untuk pasar domestik, kata Dicky. Eropa merupakan benua dengan daya serap terbesar, sekitar 50 persen. Disusul Amerika Serikat 20 persen, Asia 15-20 persen, dan sisanya untuk Timur Tengah dan Afrika, ucapnya. Untuk total produksi, Dicky menyebutkan, pihaknya berharap akan ada peningkatan hingga 40 persen di tahun 2010 mendatang. ¢ VIVAnews
No comments:
Post a Comment