Tuesday, December 8, 2009

Pasar TV Langganan Indonesia Masih Rendah

Artikel berikut mencakup informasi terkait yang mungkin menyebabkan Anda untuk mempertimbangkan kembali apa yang Anda pikir Anda mengerti. Yang paling penting adalah untuk belajar dengan pikiran yang terbuka dan bersedia untuk merevisi pemahaman Anda jika perlu.
VIVAnews- Pangsa pasar TV berlangganan di Indonesia masih rendah dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Pasific. Keterangan tersebut terungkap dari laporan AGB Nielsen terakhir.

Irawati Pratignyo, Managing Director AGB Nielsen Media mengatakan pangsa pasar TV berbayar di Indonesia baru tumbuh 9 persen. œIndonesia termasuk pasar TV berbayar yang baru tumbuh 9 persen, ucapnya di Jakarta, 8 Desember 2009.

Jika Anda menemukan diri Anda bingung dengan apa yang Anda telah membaca hingga saat ini, jangan putus asa. Semuanya harus jelas pada saat Anda selesai.

Irawati menyebutkan, saat ini pasar tertinggi TV berbayar ditempati oleh Taiwan dengan 86 persen, diikuti Hongkong 60 persen, Singapura 48 persen, Malaysia 36 persen, Filipina 34 persen dan Thailand 31 persen.

œUntuk pangsa pasar internet di Indonesia, tahun ini mengalami mengalami pertumbuhan 4 persen menjadi 17 persen, kata Irawati. œNegara lain seperti Hongkong, tumbuh 67 persen, Singapura 63 persen, Taiwan 57 persen, FIlipina 32 persen dan Thailand 15 persen, ucapnya.

Indonesia, untuk pangsa pasar televisi sementara ini menduduki peringkat kelima dengan 94 persen di bawah Hongkong yang pertumbuhannya mencapai 97 persen serta Filipina dan Taiwan dengan masing-masing 96 persen. Thailand sendiri tumbuh 95 persen, Malaysia 84 persen dan Singapura 78 persen.

Menurut Irawati, pertumbuhan ponsel, khususnya di Indonesia memperlihatkan pergerakan positif yang sangat signifikan pada populasi berusia 10 tahun keatas. Dari sebelumnya hanya 21 persen pada kuartal 1 2006, menjadi 48 persen pada kuartal 1 2009.

¢ VIVAnews
Sekarang mungkin saat yang tepat untuk menuliskan poin utama dibahas di atas. Tindakan meletakkannya di atas kertas akan membantu Anda mengingat apa yang penting tentang technology.

No comments:

Post a Comment